dapat kesempatan menginjakkan kaki di tanah Sumatera utara lagi..dengan tugas yang sama…hmm, nanti lah cerita tentang turbinnya, sekarang lihat dulu di sekitanya..
ternyata desain kendaaran roda tiga banyak macamnya di tanah air ini. Dipostingan sebelumnya mengenai kendaraan roda tiga di daerah Pare-Pare, sekarang di daerah Sumatera Utara. Bagi sebagian orang itu mungkin sudah biasa, tapi jika dibandingkan dengan daerah lain, tentu ada hal-hal yang berbeda. Untuk daerah medan, yang banyak kutemui bentornya menggunakan motor H**nda Win.

bentor

kapasitas penumpangnya lebih dari 2 orang, karena bisa naik di belakang pengemudi dan ada sedikit tempat pada bagian depan kabin enumpang yang bisa diduduki..he.. he. , benar2 jadi angkutan massal.
Becak dengan penggerak kereta angin juga terdapat disini. spertinya becak ini mirip dengan model becak di India, dan juga pernah jadi salah satu bentuk becak dalam lomba desain Becak Wisata yang dulu diadain oleh anak-anak mesin UGM, tahun berapa ya, sekitar 2001-2002 kalau gak salah.

becak dayung.
kalau becak yan gini sering di modifikasi untuk membawa barang juga, dengan membuat kabin penumpangnya menjadi kabin barang.
di daerah Porsea, ku mulai menemui Bentor yang menggunakan motor Vespa sebagai penggeraknya, menyesuiakan dengan daerahnya yang berbukit-bukit, jalanan naik dan turun.

lagi ngetem
yang menarik adalah ketika perjalan menuju ke Sumbar. di daerah padang sidempuan, lihat lagi bentor dengan desain- desain yang menarik. Kabin penumpang dibuat tampilannya seperti angkot-mikrolet, dan kebnayakan menggunakan Vespa unutk motornya.. he.he kira-kira gimana ya komentar para penguna Vespa kalau melihat motor mereka dimodf jadi begini…?

bentor apik..

apik..

tampak body belakang
hem ..kalo semua bentor isa dibikin begitu desainya, bisa jadi kendaraan wisata ini, gak cuma untuk angkutan keliling kota.. he..he..

wah kok jadi pengamat kendaraan, calon juragan trayek aja.he3 amin2