ada sharing knowledge tentang pembangkitan, saat ini tentang PLTD, daripada hilang, lebih baik ditulis disini, biar bisa mengingat.
Yang dibahas baru sebatas mengenai crankshaft PLTD, yang hampir jadi gawean sehari-hari disini. hal-hal yang disampaikan berdasarkan pengalaman yang didapat dilapangan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengecekan sebuah crankshaft PLTD adalah:
- ovality. toleransinya sebesar 0,04 mm
- kekerasannya masih dibawah 350 HV, mengapa memakai satuan HV, karena alat ukurnya bisa dicari yang tidak merusak, untuk mesin dengan kapasitas kecil kekerasan maksimum bisa mencapai 400 HV untuk toleransinya.
- paralelismnya masih dalam toleransi; 0,04 mm
- Bendingnya masih dalam batas toleransi; 0,04 mm. karena tidak ada crankshaft yang tidak bending.
- osilasi masih dalam batas toleransi; 0,04 mm.
- roughness/ kekasarannya kecil, atau masih halus.
- tidak ditemukan cacat retak pada permukaannya.
tipe-tipe crankshaft:
- full hardening, semua mempunyai kekerasan yang homogen, dari permukaan hingga ke dalam.
- surface hardening, kekerasan hanya pada permukaannya saja.
- Nitriding hardening, digunakan pada mesin-mesin dengan kapasitas besar, diatas 4 MW, karena mempunyai kekerasan yang tinggi namun masih ulet. Untuk mendapatkannya dengan cara perlakuan panas hingga 600 derajat, lalu disemprotkan gas nitrogen. Kekerasan pada permukaannya akan didapat sedalam 1-2 mm
