Peluncuran Roket LAPAN

Ahad, 9 Desember 2007, LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbanagn Nasional ) melakukan ujicoba peluncuran roket,bertempat di Pantai Pandansimo Bantul. Peluncuran roket ini dalam rangka mengenang kembali sejarah roket Indonesia yang dulu pernah meluncurkan Roket pada 27 Agustus 1963 oleh PRMI (Persatuan Roket Mahasiswa Indonesia) -CMIIW-

Pada Kesempatan ini diluncurkan 2 Roket replika PRMI, 2 Roket tipe RX100 dan 12 roket tipe RUM

RX100 (Roket Experiment) 100, mempunyai panjang propelan 100 cm, mempunyai diameter10 cm mempunyai jangkauan jarak 10 km dengan sudut penembakan 50 derajat. Jika di tembakkan dengan sudut 60 derajat, mampu mencapai ketinggian 7 km.

Roket ini mempunyai panjang 1940 mm, dengan berat 29 Kg, dari bahan bakar yang digunakan HPTB mampu memberikan daya dorong sebesar 800 kgF dan mampu melesat 450 m/detik atau sekitar 1,3 mach

RX 100,akan meluncur

Pada roket yang diujicoba peluncuran kali ini dilengkapi dengan sensor GPS dan sensor tekanan yang nanti akan dikonversi sehingga bisa mendapatkan ketinggian roket. Bagian-bagian roket terdiri atas Nose/moncong roket yang terbuat dari bahan komposit, Badan roket yang terbuat dari stainless steel dan bagian nozzel yang terbuat dari baja karbon.

Kiri-Roket PRMI, KAnan Roket RX 100

sebelah kiri roket PRMI, sebelah kanan roket RX 100

Untuk roket PRMI, mempunyai panjang propelan 40 cm, memang dibuat sebagi replika seperti pada peluncuran roket pertama tahun 1963.

img_0027-small.jpg

Untuk bahan bakar roket pada pengujian kali ini berbeda dengan bahan bakar roket ketika pertama kali diluncurkan tahun 1963. Bahan HPTB merupakan campuran antaraAmonium Perklorat, Serbuk Auminium. Dulu, untuk amonium perkloratnya harus di impor dari negara luar, tapi karena tidak memungkinkan untuk medapatkan pasokan secara terus menerus, LAPAN akhirnya sekarang mampu untuk memproduksi sendiri.

Roket RUM (Roket Uji Muatan) merupakan roket yang pada bagian nosenya dapat di isi dengan berbagai macam muatan, menurut kebutuhannya. Pada ujicoba kali ini ,pada bagian nosenya di isi muatan berupa spanduk dan parasut yang akan membentang setelah dilepaskan di udara. Dengan menggunakan roket ini, karena dilengkapi dengan parasut, maka kita dapat kembali menggunakan badan roket dan motornya karena ketika jatuh akan melayang bersama parasutnya. Untuk muatannya bisa berupa sistem komunikasi untuk pengendalian arah dan lokasi roket, sensor deteksi kecepatan roket.

img_0035-small.jpg

img_0080-small.jpg

Tahun depan, LAPAN akan mengadakan perlombaan untuk roket ini, tetapi hanya melombakan untuk mutan roketnya, menggunakan roket RUM ini, sedangkan untuk motor roket dan bahan bakar,disediakan oleh LAPAN. Bahan bakar HPTB ini di rahasiakan formulanya,karena jika jatuh ke tangan orang yang salah, bisa digunakan untuk membuat teror. Jadi untuk yang berminat, silahkan bersiap-siap untuk mengikuti perlombaannya. Direncanakan perlombaan ini akan dilaksanakan di yogya dengan lokasi peluncuran di pantai selatan.

Memang pada ujicoba kali ini LAPAN hanya membawa roket-roket kecil, tapi LAPAN sudah mengembangkan Roket RX 320 yang mempunyai panajng propelan sekitar 320 cm. yang tentu saja daya jangkaunya sudah lebih jauh. Roket RX 580 pun sudah ada yang mempunyai daya jangkau 300 km (he.he dah bisa nyerang tetangga tu)

Pada kesenmpatan peluncuran roket kali ini di hadiri oleh Bapak Bupati Bantul, Bapak Rektor UGM dan para pelopor peluncuran roket tahun 1963. n janagn salah, si Unyil juga ikutan tampil disini , ikut meliput. Animo masyarakat bantul untuk melihat acara ini sangat besar, Jalan keluar macet setelah selesai acara.

Undangan VIP

Sayangnya photo peluncuran roket RX 100 sulit dapatnya, mungkin karena keterbatasan sumber daya yo..kurang cepet memencet tombolnya. cuma kebagian asap.

Update info: untuk detil spesifikasi roket, Untuk ketiga jenis roket yang diluncurkan, PRMI memiliki ukuran panjang 1,4 M, diameter 11,4 Cm dan berat 24,7 Kg, RX 100 panjang 1,940 M, diameter 114 MM dan berat 28,8 Kg serta RUM panjang 1.145 MM, diameter 76 MM dan berat 3,75 Kg. (didapat dari kedaulatan rakyat,)

Unyil ikutan meliput acara ini

img_0054-small.jpg

pesan yang didapat dari acara ini, karena banyak murid sekolah dasar yang ikut menyaksikan, untuk menumbuhkan semangat pada mereka supaya dapat menjadi ilmuwan-ilmuwan di bidang roket, seperti India yang telah maju ilmu di bidang roketnya, karena telah mengenalkan roket dari sekolah dasar, sehingga para murid termotivasi dan mempunyai cita-cita untuk menjadi Ahli roket

“terinspirasi dari laskar pelangi”

Update 2010:

akhirnya lomba muatan roket jadi di gelar di Pantai Pandansimo, Bantul. walaupun tidak bisa menyaksikan langsung lomba tersebut, karena sudah tidak berada di Yogyakarta untuk saat ini, tetapi bisa mendapatkan infonya lewat detik.com. berikut info nya :

31 Roket Meluncur dari Bantul

Bantul – Puluhan roket diluncurkan dari pantai Pandansimo, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka Kompetisi Roket Indonesia (Korindo) 2010 dimana sebanyak 31 tim dari berbagai universitas di Indonesia ikut ambil bagian.

Korindo merupakan ajang kompetisi di bidang rancang bangun muatan roket bagi mahasiswa Tanah Air. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi dirgantara, khususnya peroketan.

“Untuk pertama kalinya, kompetisi ini disaksikan oleh pengamat Asia-Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) yang berasal dari Jepang dan Malaysia,” tukas Dra. Elly Kuntjahyowati, MM selaku kepala bagian Hubungan Masyarakat Korindo 2010, saat ditemuidetikINET di Pandansimo, Bantul, Minggu (27/6/2010).

Ada 40 tim yang berhasil lolos dan berhak unjuk gigi dalam Korindo 2010 yang berlangsung 26-28 Juni ini. Namun hanya 31 tim yang mengambil komponen lomba sehingga dinyatakan berhak ikut lomba.

“Sebanyak tujuh tim gagal dan dua tim lainnya mengundurkan diri,” ujar Rika Andiarti, Kepala Pusat Teknologi Dirgantara Terapan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kompetisi kali ini bertema Homing Meteo Payload, yakni kompetisi untuk menghasilkan rancang bangun payload (muatan roket). Payload harus mampu kembali atau menuju sasaran yang telah ditentukan setelah terpisah dari roket peluncur.

Korindo 2010 di pantai Pandansimo terlaksana atas kerja sama Kementerian Pendidikan Nasional, LAPAN, Universitas Gadjah Mada, Pemerintah Kabupaten Bantul dan Angkatan Udara.

Link berita : http://www.detikinet.com/read/2010/06/27/183557/1387840/398/31-roket-meluncur-dari-bantul

23 thoughts on “Peluncuran Roket LAPAN

  1. oooooooooiiiiii!keren juga liputannya aku akui lebih komplit dari metro n sctv…….rodo mbakat!!!

    nb: mau nanya yang atas itu ada foto!mana roket mana orangnya!narsiiiiiiiiiiiiiiiiiis

  2. sinyal wifi naik turun….kayaknya kemarin udah kirim response pa blm di approve!

    i’m back……fuih pengen banget segera pulang walau cuma semalam…..
    dfqwtdquvtdrfi….bisa baca g!klo g sama!bgg dwoooong

  3. Lama g upload.. makanya telat di respon.🙂

    tunggu aja catatan akhir tahunnya ya..

    photo2 sm tim peluncuran roket, supaya ketularan jadi tim peluncuran roket Indonesia

  4. sy mhsiswa metalurgi yg smstr depan rencana ambil TA…. wah tertarik jg nih mengenai roket..bisa minta informasi yg lbh detail mas baskoro.trims

  5. tak pikir ini tadi blognya orang LAPAN lho..
    he..he..
    tapi menarik juga sih, soalnya selama ini laporan ttg riset roket kita susah nyarinya…
    habis itu, karena terhambat biaya,
    launching roket seukuran kembang api pun sudah luarbiasa bgt..
    padahal org2 kita pada pinter lho ya..?
    buktinya udah bisa bikin propelan sendiri…

  6. he..he.. kemaren jadi penonton setia peluncuran roket di pantai. malah bisa masuk ke tempat peluncuran.. jadi pengin bisa buat roket juga.. walau baru water roket.he..he..

  7. Mas….mau nanya neeh
    saya ingin membuat roket ya yang kecil2 tapi gak tw bahan-bahan apa saja yang diperlukan danbagaimana cara membuatnya tolong dong di kasih tahu………………makasih ya

  8. klo menurut info dari orang LAPAN, tahun ini mau bikin 100 roket lagi, dan pernah da info buat ngadain lomba roket buat perguruan tinggi,.
    kalo peluncurannnya, bisa aja di adakan lagi, tapi mungkin d kategorikan rahasi ya.. tidak untuk di publikasikan.

  9. klo bleh thu bos,gmn cra bkin propelan HPTB,formulanya pa mirip dg propelan glukosa yg dah biasa di pke dlam perlombaan roket?
    tlung yabos cari thu, coz q jd pnsaran & pngen coba bkin d rmah,tak tunggu ya bos informasinya.

    jack the riper

  10. kemarin sewaktu acara, aku tanyain juga formulanya kyak apa.. he..he tentu aja dirahasiakan sama orang LAPANnya, klo gak, ntar semangat bikin roket yang buat hal-hal berbahaya..😀

    tapi yang namanya belantara internet pasti ada boz yang kasih tau gimana bikinnya, so… sama -sam acari ya..

    kalo formula dengan propelan glukosa, malah mungkin bisa buat bikin bom. :

    • Saya belum mendapat info untuk lomba roket yang benar-benar perancangan hingga pembuatannya dikerjakan sendiri, bisa jadi itu sudah termasuk riset yang panjang, makanya LAPAN memfasilitasi untuk lomba baru sebatas untuk muatannya.

      Usul yang bagus itu, untuk mengadakan lomba roket mulai dari perancangan hingga pembuatan dan peluncuran, bisa-bisa seperti perang roket ya… hehehe

  11. buat LAPAN harapanku, ciptakan roket / rudal berhulu ledak NUKLIR dengan jangkauan jelajah yang dapat mencapai negara2 di asia tenggara.biar mereka2 tidak berni macam2 sama negara kita.

    • hehe..iyo mas, kemaren ada perlombaan roket untuk membawa muatan,…. lumayan banyak yan gbisa ikut, sepertinya perkembangan roket Indonesia akan semakin maju untuk tahun mendatang..

    • Amin… bisa jadi itu roadmapnya, mas. Cuma siap siap aja dengan gangguan dari luar kalau Indonesia mampu mengembangkan rudal sendiri, Jika melihat gangguan yang pernah terjadi IPTN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s