Korosi pada turbin gas

investigasi ke pembangkit, ada minor inspection pada turbin gas  di GT 4.2. banyak terjadi Pitting thermal corrosion pada bagian turbinnya.. buat tugas akhir kayaknya cocok nie.. he.he. cuma yo itu tadi, materialnya da di dalam turbin gas dan gak boleh di ambil.. jadi ambil tes replika aja, tes ini mirip tes metalografi, cuma kita mengambil sampelnya tanpa memotong bagian specimen, hanya mengelupas sampai ke material dasar, lalu di gosok hingga mengkilap sperti kaca, baru di beri larutan etsa dan di tempelkan film untuk mengambil cetakan struktur mikronya..

yang kena korosi …

korosi,di titik 5,klo nampak

korosi,di titik 5,kalau nampak oleh anda

banyak crack/retak juga yang ditemukan di combustion chamber, di bagian awal turbin juga da crack yang di temukan.

retak dibagian awal turbin

retak dibagian inner casing turbin

kalau tidak salah ni di bagian inner casing kalao bukan ya casing bearing ? kurang jelas juga karena belum dapet manual booknya, tapi apa boleh ya minta sama orang sana? he.he..

bisa di bayangkan gimana bila sedang operasi trus retak itu menjalar dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah… crack!! Bumm  unit langsung trip. penggantian unit dah.. tapi yang ini masih di garansi pabrik-e. sampe 66000 jam.

karena bekerja pada suhu tinggi, beban kerja turbin berat, bahan yang di pake harus campurna super, super alloy, banyak yang berupa paduan nikel atau kobalt, misal,incoloy 901,Hasteloy X,Waspaloy,. untuk cobalt base bisa memakai MAR-M 509,FSX-414 atau X-45

retak dan korosi itu  bisa karena operasi. karena di operasikan di lingkungan dekat laut, udara yang digunakan banyak mengandung ion Natrium dan Clorida , jika di tambah lagi dengan debu-debu, makin banyak lagi yang menyebabkan kerusakan,karena debu-debu tersebut bisa menyebabkan pengikisan pada bagian-bagian turbin, terutama blade, dengan akibat pengikisan itu, lapisan coating pada blade menjadi berkurang, bahkan mungkin berlubang, di tambah dengan suhu panas, menyerang pada bagian yang berlubang itu. karena konsentrasi panas pada satu bagian dan tidak merata, pemuaian terjadi dan bisa terjadi crack.

Kualitas bahan bakar juga bisa jadi sumber masalah. Pada PLTG yang seharusnya menggunakan gas untuk bahan yang dibakar guna menggerakkan turbin, digunakan minyak solar (HSD) untuk bahan bakarnya. Kualitas bahan bakar belum tentu baik, karena mungkin saja mengandung bahan-bahan lain seperti Natrium dan Kalsium serta bahan-bahan lainnya, yang akan menambah kadar ion tersebut dalam gas yang melalui turbin, sehingga proses korosi semakin cepat terjadi.

Pola operasi pembangkit juga bisa jadi sumber permasalahan. Karena pembangkit operasinya yang tidak full 24 jam, maka kadang harus start dan stop. Ketika harus membangkitkan daya sekian Mw, pembangkit langsung operasi dan dalam hitungan menit, lebih kurang 6 menit dah sinkron dengan jaringan. Setelah beban puncak terlewati, beban harus di turunkan, bahkan mungkin harus dimatikan, jadi mesin menjadi dingin kembali. Lha turbin yang sudah panas  harus di dinginkan lagi, bisa mengakibatkan thermal stress, kalo pola operasi seperti itu terus, material yang harus memuai-mengkerut  bisa membuat retak yang semula kecil bisa menjalar sehingga meluas. 

Dalam satu tahun, ada batasan berapa jam mesin ini harus beroperasi, namun dengan pola operasi begitu, dalam waktu satu tahun mungkin jumlah jam operasinya akan lebih banyak. So. maintenancenya harus benar-benar diperhatikan.

 

Foto Struktur mikronya

Foto Struktur mikronya

itu salah satu hasil foto struktur mikronya, bukan foto amoeba..🙂 dilihat di bawah mikroskop, ternyata permukaan logam itu mempunyai  bentuk struktur mikronya masing, tergantung jenis materialnya serta fase materialnya, misal untuk baja ada martensit, Ferit, yang mempunyai bentuk yang berbeda-beda.  warna hitam itu kalau gak salah adalah korosi yang terjadi,..

Untuk proses metalographynya.. he..he.. masih belajar lagi je… 

 

(He..he.. yang memake mikroskop bukan hanya yang suka di lab biologi, di lab material juga make, tapi beda yang diamati, kalo biologi, mahluk hidup, lab material, benda mati.😀 )

12 thoughts on “Korosi pada turbin gas

  1. Jangan kawatir pak, per november ini udah kita supply gas dari Stasiun Pengumpul Pondok Tengah Bekasi yang gasnya juga dari Stasiun Kompresor Gas Tegalgede Bekasi, jadinya untuk supply bahan bakar ke depan emang biar lebih aman baiknya menggunakan gas saja…

  2. #Zudane
    sip boz.. supply gasnya di buat lancar yo. jo macet-macet. kasian yang butuh listrik tapi pembangkitnya ga bisa jalan menghasilkan kWH gara-gara gak da gas. mosok harus kembali ke minyak solar lagi. lebih mahal jadinya…

    # danie
    he…he. klo gak donk, yo tekon kro yang ngerti.. bahasanya anak mesin. he..he..

    piss….piss..
    YOGYA……… 😀

  3. waks…pegawe tenanan iki.
    kita percayakan PLN pada tangan orang bertanggungjawab seperti kunto.semoga Pogung Kidul ga mati mati lagi dan sigit kriting ga misuh2 lagi.
    wehehe…
    BTW ngetes e piye kun jelaske meneh rodo ra dong etsa ne..
    kekeke

  4. Wah yo maaf, klo listrik mati tu karena alasan klasik, kekurangan pasokan dari pembangkit, Sori mas Sigit,. kalo operasinya terganggu karena listriknya padam.. PISS

  5. hmm, setahuku, kalau suhu operasi turbin gas mencapai 1000 celcius di bladenya, untuk control suhunya, berada pada exaustnya, yang biasa di set pada 500 derajat, untuk membatasi pembebanan

  6. wah pak, sulit juga klo naikan judul nih…,,🙂
    pak klo pada pltmh, turbine nya gmn…
    untuk perawatan nya juga gmn pak, dengan hubungan nya material yang dipakai….:-?

  7. PLTMH untuk desain turbinnya bisa pake turbin Pelton ato model kincir air, yang sederhana, kalo yang mau sedikit rumit, pake turbin francis.

    perawatannya terutama untuk sudu trubinnya yang sering terkikis oleh aliran air yang mengandung pasir, maka diperlukan bak penenang untuk mengendapkan pasir dan lumpur. Untuk material bisa memakai besi cor. Kalau ingin yang lebih awet, pakai stainless stell.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s