..Ayah ‘sisa’ waktu..

akhirnya jadi  dituliskan juga oleh imam,… Sebuah perbincangan dengan teman sekamar, Pakdhe Imam, mengenai angan-angan dimasa depan, gak mau jadi ayah paruh waktu, karena kesibukan pekerjaan yang membuat tidak bisa mencurahkan waktu yang berharga buat buah hati. Jadi teringat tentang cerita seorang anak yang ingin meminjam uang dari sang ayah untuk menggenapkan uang tabungannya, guna membayar waktu sang ayah yang hilang karena diajaknya bermain dengan sang anak…huff.  Saat ini memang semakin sulit saja melihat sebuah keluarga yang dapat berkumpul semua dalam satu kesempatan…. huff… semoga dapat menjadi nasehat bagi yang tak ingin kehilangan kesempatan emas perkembangan anak-anaknya..

sedih aku..
membaca puisi anak tetanggaku
……………………………………

Ayah pergi sangat pagi..
Pulangnya malam sekali..
kadang sampai pagi lagi..
aku tak bisa ketemu ayah di siang hari…

……………………………………
tapi ternyata..
tetanggaku jauh lebih sedih
saat membaca puisi anakku
……………………………………

Ayah pergi hari ini
pulangnya sebulan lagi
kadang lebih lama lagi..
aku tak bisa ketemu ayah bulan ini..

……………………………………

waktu terus berjalan
dan masih terus begini..

tiba2 saja anakku sudah akan menikah..


waktu terus berjalan
dan masih terus begini..

tiba2 saja cucuku sudah akan menikah..

aahhh..
tidaaakkk…
tidaaaaaaaakkkk !!!!!!!

……………………………………
sssttt…
mas.. mas.. bangun..
Nikah dulu sanah!!!…🙂
……………………………………

memang.. benar itu mimpi..
tapi.. mimpi itu benar…

aku tak mau jadi ayah sisa waktu..
aku ingin membesarkannya dengan kasih sayangku..
aku ingin membesarkannya dalam rengkuhan tanggung jawabku..

……………………………………
Akulah yang semestinya…
… mendidik dan menemani mereka tumbuh.. *bukan simbok, pembantuku
… membangunkan mereka untuk shalat subuh berjamaah
… membiasakannya berperilaku santun..

Akulah yang semestinya…
… menjemput dan mengantarnya ke sekolah *bukan bang Jek, tukang ojek
… melerai saat ia bertengkar dengan abangnya
… mengantarnya ke dokter saat ia panas

Akulah yang semestinya…
… mengajarkan mereka alif ba ta dan a b c d
… mengajarkan mereka mengenal Tuhannya
… menjelaskan segala fenomena dunia ini

Akulah orangnya..
yang seharusnya selalu siap mendekapnya..
kapan saja ia datang dan berteriak..
“Abiii… Abiii…”

tapi, sayang..
aku tidak ada disana..
waktuku habis..
aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku..
meninggalkan darah dagingku sendiri tumbuh dan berkembang
……………………………………

aku tak mau jadi ayah sisa waktu
yang hanya sesekali berjumpa dengan buah hatiku
sejuta kata sayang…
segenggam materi yang kuberikan…
takkan mampu menggantikan kehadiranku

dan, waktu yang terhempas,
tak mungkin lagi bisa aku ulangi
tak bisa aku ganti dengan apapun

aku tak mau jadi ayah sisa waktu..
aku ingin membesarkannya dengan kasih sayangku..
aku ingin membesarkannya dalam rengkuhan tanggung jawabku..
..
aku…
..
AYAHNYA !!!

*********************************
>> tak mau, tapi.. gimana ya caranya ???
*********************************
hmm..
aku harus memutar otakku dari sekarang…
agar setidaknya, aku bisa berkata dalam hati…
nak.. Abi datang…🙂
…………………………………………….

*) gimana ya caranya ???

< Kendari, 31 Juli 2010, 22.34 WITA… malam, saat diri ini rindu dipanggil.. Abiii..🙂 >

sumber : catatan FB Imam Wahyu Rianto

judul ini pun berlaku untuk ibu-ibu, jadi bisa juga dibuat judul .. Ibu “sisa” waktu.

8 thoughts on “..Ayah ‘sisa’ waktu..

    • wkekeke.. sing ngomong sing dadi ayah, jadi wis isos ngiro-iro ya….

      sik…..iki lagi proses , sambil mempersiapkan kedepannya… supaya bisa berjalan seiring.

      Piye pak camat, kabare nak camat lan bu camat?

    • tulisan ini bukan murni tulisan saya, hanya meneruskan dari catatan seorang teman di note “muka bukunya” karena sudah meminta ijin tuk di share, jadi silahkan saja di share, tentu dengan melampirkan sumbernya juga..hehehe….. semoga bermanfaat tuk yang membacanya..

      -mencoba tuk berbagi-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s