Tingkah laku anak-anak

lagi jalan jalan di dunia online, nemu artikel tentang kepribadian anak. daripada hilang artikelnya, jadi dicopi saja ke sini. Selamat menyimak

1.) Anak yg Hyper-aktif atau Tidak mau diam ataupula tidak bisa duduk tenang.

Ciri-ciri Anak Hiperaktif biasanya kan gini gan :

1. Tidak Fokus ( atau Salah2 focus gituh )

Misalnya, anak agan hiperaktif.
Maka, kebanyakan dari kegiatan yang sedang ia lakukan tidak bisa bertahan lama.
Contoh gan : Saat dia bermain bola, kemudian ada anak lain yang melintas di depan sambil membawa balon2 gitu , dia akan membuang bolanya dan eh..malah ikut bermain balon bersama anak2 lain.
Begitu ada anak lain yang berbeda, sesaat dia bisa mengalihkan perhatiannya lagi untuk mengikuti anak tersebut.

Anak hiperaktif gan , biasanya tidak bisa bertahan diam lebih dari 5 menit. Anak ini juga suka berteriak-teriak yang ga jelas gitu, dan ngomong dan begerak semau dia.ia juga memiliki sikap yang sering kita telat pahami gan.

2. Sifat Menentang

Anak hiperaktif lebih sulit dinasehati dari pada anak non-hiperaktif gan .
Misal, ia sedang bermain naik turun tangga dan kita memintanya untuk berhenti, biasanya ia akan diam aja atau malah marah sambil tetap melanjutkan bermain.

3. Destruktif

Sebagai anak yang terlanjur di cap “perusak ulung”, anak hiperaktif harus kita dijauhkan dari ruangan yang banyak benda-benda berharga atau barang pecah belah dan sejenisnya.
Sikap yang suka melempar, menghancurkan barang inilah yang membuat ane , agan2 cemas kan biasanya klo kondisi anak seperti itu.

4. Tidak Mengenal Lelah ( kapan lelahnya ?)

Nyaris ga akan ada penampakkan efek meme “mungkin dia lelah” saat ia bermain maupun setelah ia bermain.
Setiap hari berlari, berjalan dan melakukan kegiatan tanpa tujuan jelas, bergerak terus anak yang hyper aktif ky gini gan.

Ane pinjem istilah orang biasa nyebutnya mobilitas anak ini sangat tinggi gitulah

5. Tanpa Tujuan Jelas

Anak ini aktif membuka buku untuk dibaca, anak hiperaktif membuka buku untuk disobek, dilipat-lipat, atau dibolak balik aja tanpa membaca atau dia ngutak-ngatik mainin smartphone android agan dengan tujuan ga jelas bingo …alhasil kita malah gondokkan sendiri kan gan liatnya?

6. Bukan Penyabar yang Baik Dan Usil

Sering saat bermain, ia dengan tidak sabar mengambil mainan temennya dengan paksa.
Tidak suka jika menunggu giliran bermain.
Suka mendorong, mencubit, atau memukul2 tanpa alasan.

“Sesungguhnya anak-anak seperti ini kelak akan menjadi anak yg sangat dinamis, kelak ketika saat mereka dewasa nanti mereka akan mampu mengerjakan tugas dalam waktu yg bersamaan, atau malah memimpin lebih dari satu perusahaan tanpa merasa kesulitan sama sekali.”

2.) Anak yg Keras kepala atau Susah Sekali Diatur.

Anak yg susah diatur,
contohnya gan: selalu saja sulit kalau disuruh mandi sore, bandel bila disuruh membereskan buku-bukunya yang berserakan, ga mau disuruh gosok gigi sebelum tidur, dan sebagainya.

Tapi begitu pulang sekolah suasana rumah jadi kacau.
Rumah kite yg sebelumya rapi malah jadi berantakan setelahnya , rasanya tidak selesai-selesai merapikan rumah.

Kalau sudah begini kondisinya biasanya ane dan bini ane menjadi sering marah-marah dan low stress akibatnya gan klo kondisinya begini .

Ini empat jenis anak tipe pemberontak susah diatur yang perlu kita tahu gan :

1. Menyukai kontrol.

Dibandingkan anak-anak lain, anak dari golongan ini sangat menyukai control gan .
Mereka mau melakukan apa aja, bahkan sesuatu yang hasilnya berlawanan no problem bagi mereka, asal mereka bisa mendapat, mempertahankan, dan merebut kembali kontrol2 di tangannya.

2. Memanfaatkan keadaan sekitar.

Biasanya mereka sangat cepat menangkap respons orang lain gan dan memanfaatkan respons tersebut untuk kepentingan mereka sendiri, baik di lingkungan sosial maupun di lingkungan keluarga.

Kelak kemampuan membaca reaksi orang lain ini bisa berguna juga buat mereka.
Tapi bagi anak-anak yg kemampuannya menurut ane “eksploitif” ini digunakan untuk memanfaatkan orang lain dan membuat ane pusing pusing malahan..hedehhhh..sabar deh.

3. Tidak melihat keterlibatan dirinya dalam suatu persoalan.

Tipe anak ini gan , bukan hanya tidak melihat diri berperan dalam suatu persoalan, tetapi juga meyakinkan diri bahwa orang lain di sekitarnyalah yang dengan sengaja menimbulkan persoalan.

4. Toleransi tinggi terhadap hal-hal negatif.

Anak2 kita suka membangkitkan kemarahan, dan hal negatif pada orang sekitarnya. Biasanya mereka sering berhasil melakukan hal tersebut

“Padahal sesungguhnya anak-anak seperti ini kelak ketika mereka dewasa nanti akan punya prestasi menakjubkan dan sanggup menjadi pemimpin-pemimpin perusahaan atau pemimpin instansi yg sangat berhasil dengan peningkatan karir yg amat sangat pesat.”

 

3.) Anak yg Pemalu dan Sulit Sekali Bergaul.

Contohnya gan :
Anak ini senang sekali menyendiri dan melakukan sesuatu di dalam kamarnya ,dan bahkan anak ini sangat cengeng sekali.

Perasaan malu adalah perasaan gelisah yang dialami seseorang terhadap pandangan orang lain atas dirinya.
Ada yang mengartikannya sebagai sesuatu yang “aneh”, “hati-hati”, “curiga” dan sebagainya.

Pada umumnya sejak lahir manusia telah memiliki sedikit perasaan malu.
ane , agan , siapapun pasti yang namanya selama kalo masih hidup pasti punya rasa malu gan ya , kecuali bagi yang urat malunya udah putus. beda ceritanya .

Nah….dalam hal ini pada anak kita gan , bila perasaan itu telah berubah menjadi semacam rasa takut yang berlebihan, maka hal itu akan menjadi suatu fobia, yaitu takut mengalami tekanan dari orang lain atau takut menghadapi masyarakat.

Anak yang pemalu selalu menghindar dari keramaian dan tidak dapat secara aktif bergaul dengan temannya yang lain.
Guru disekolahnya pun tidak mudah mengetahui apakah muridnya seorang pemalu, sebab pada umumnya mereka tidak suka berbuat kegaduhan atau masalah2 .

Sifat pemalu dapat menjadi masalah yang cukup serius karena akan menghambat kehidupan anak2 kita gan , misalnya dalam pergaulan2, pertumbuhan harga diri, belajar, dan penyesuaian diri.

Umumnya ciri anak pemalu ialah terlalu sensitif, ragu-ragu, terisolir, murung, dan juga sulit bergaul.

PENYEBAB MASALAH PEMALU

1. Unsur Keturunan
2. Masa Kanak-kanak Kurang Gembira
3. Kurang Bermasyarakat
4. Perasaan Rendah Diri
5. Pandangan Orang Lain

“Padahal anak-anak seperti ini kelak akan menjadi anak yg unggul di bidang sains dan teknologi, atau bisa juga mereka menjadi seniman2 dan maestro kelas dunia, mereka adalah anak-anak yg peka dan penuh cinta kasih,terutama cinta kasih terhadap pada orangtuanya.”

 

4.) ini yang terakhir gan , yaitu Anak yg Terlalu Cerewet dan Tidak Tahu Malu pada lingkungannya.

Contoh : Anak ini bahkan cenderung sering membuat orangtuanya malu-maluin

Jadi anak kecil memang sering bikin serba salah.
Sedikit bicara, Kita2 sbg ortunya yg malah prihatin.
Tapi kalo malah Banyak cakap, eh kita yang jadi sebel dan “kzl kzl kzl” ( kezelnya kaya diiklan coklat KIT-KAT ).

Menghadapi bocah “bawel” ky gini gan , gimana cara meladeninya? Betulkah itu juga cermin tingginya intelektualitas anak kita ?

Contoh lagi gan ; Usai gladi resik untuk pementasan musik, sekelompok anak yang tergabung dalam sebuah paduan suara berhamburan keluar dari sebuah gedung pertunjukan.
Riuh rendah suara mereka, mirip tawon keluar dari sarangnya. Maklum anak-anak.

Tapi, coba simak cara bocah yang satu ini gan .

“Ma, Mama, lihat enggak tadi aku di panggung.
ang berdiri di sebelahku namanya Nia. Dia teman sekolahku.
Mama tahu ‘kan. Nah, anak kecil di depannya, yang rambutnya dikuncir dua, itu lo yang bajunya pink, Mama lihat ‘kan?
Gayanya dia ‘kan salah ya, Ma. ‘Kan mestinya badannya enggak ikut goyang, cuma kepalanya aja. Iya ‘kan Ma?
Eh, Ma, Ma, Si Nia itu ‘kan juga ngeles balet di sanggar deket rumah kita.
Itu lo Ma, yang di halamannya ada pohon mangganya. Tahu ‘kan Ma ….”

Dibaca saja mungkin bikin capek gan ya , apalagi kalau mendengar langsung kalimat-kalimat yang meluncur dari bocah perempuan berumur lima tahun ky contoh tadi .
Tanpa bisa disela, ia masih terus bicara bahkan ketika sudah masuk ke mobil ato naek motor yang membawa mereka pulang.
Mamahnya gamang, ga tau harus bagaimana meladeni anaknya yang tergolong talkative atau “cerewet” ini.
Dibentak, dijewer, atau dibungkam?

Apakah anak2 agan yang masih balita juga punya kecenderungan macam ini?

Berbahagialah gan kalau demikian, sebab di satu sisi itu bisa jadi pertanda anak memiliki tingkat intelektualitas yang oke.
Tapi, di lain sisi agan perlu prihatin, karena hal itu bisa menunjukkan ada sesuatu yang salah dalam dirinya;
Apalagi kalo materi yang dibicarakannya senantiasa melompat-lompat kaya tupai melompat.

“Padahal anak-anak seperti ini akan menjadi anak yg terkenal ketika mereka dewasa kelak ,anak-anak seperti ini sungguh memiliki bakat unjuk keberanian saat mereka tampil didepan umum dan kemampuan mereka untuk berekspresi.”

 

Begitulah adanya gan..

Sejarah telah membuktikan secara berkali-kali bahwa anak yg dulu ketika mereka kecil yg dianggap sebagai anak yg aneh , bodoh dan menyebalkan seperti “ULAT BULU” namun nyatanya setelah mereka dewasa malah menjadi orang-orang yg sukses dan terkenal dikehidupan.

Anak-anak yg dulu dianggap bermasalah layaknya seperti tingkah ” ULAT BULU “, dalam pikiran kita tingkah mereka kadang menjijikan, bikin gatal2 dan cocok sekali untuk segera kita “singkir”kan.

Padahal sesungguhnya adalah anak-anak yg belajar mengenali diri dan lingkungannya pada saat mereka kecil
dengan didikan kita sebagai ortu yg mendidiknya secara “cerdas” berarti membantu mereka gan untuk siap untuk ber”metamorfosis” ketika mereka kelak dewasa nanti

Inspirasi sosok :
Agan Tau ini siapa ?

Saya dulu lambat dalam menangkap pelajaran disekolah susah dalam mengucap sesuatu dan berkomunikasi , saking bodohnya saya sewaktu kecil sekolah saya dikeluarkan dari sekolah saya.
Saya dulu anak yang hiper-aktif , kadang juga malu-maluin ibu saya didepan umum…, Saya selalu bertanya ini dan itu hal-hal aneh pada orang2 , orang2 tdk bisa menjawab pertanyaan saya.
Ibu saya lah yang mengajari saya waktu itu, saya sekolah home schooling , Ibu saya yg jadi guru saya .
Saya suka baca buku2 , rasa ingin tahu saya sangat besar terhadap sesuatu.
Orang2 selalu menganggap saya anak yang aneh pada masa itu.

dialah Thomas Alfa Edison

 

sumber : dari kaskus gan

Jika pernah mendengar rekaman talkshow ayah edy, yang ada dishare di blognya, ayahkita.com, mungkin sudah banyak yang mengerti tentang beberapa kemampuan istemewa anak anak ini. Hanya saja karena terlalu banyak kegiatan orang tua sehingga ketika sampai rumah sudah terlalu lelah untuk berinteraksi dengan buah hatinya, sehingga kadang kala tidak teramati dengan baik kemampuan istimewa anak – anak ini.

Buat para orangtua muda, yang masih belum banyak pengalaman dalam mengasuh anak, perlu banyak menambah ilmu dari orang orang yang sudah berpengalaman, karena itu salah satu cara belajar yang cepat, belajar dari pengalaman orang lain.  lagipula. menjadi orang tua tidak ada sekolahnya.  :D

selamat berbahagia menjadi orang tua, sobat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s