tulisan buat ayah

Mencoba untuk menuliskan kembali postingan dari pak dosen, tentang parenting. Sumbernya dari postingan facebook ini   , berikut ini tulisan dari beliau

*KETIKA BAHU AYAH, SENYAMAN NENEN BUNDA*

Duhai para ayah, jika anakmu mulai curhat hal-hal paling pribadi dirinya, berbahagialah karena engkau telah merebut “kepercayaannya”. Sebab bisa jadi anakmu justru merasa nyaman curhat dengan temannya, apalagi jika temannya itu lawan jenisnya. Kepercayaan anakmu telah direbut oleh pihak yg sangat mungkin tak tanggungjawab, sekedar mencari kesenangan dunia muda. Perkara horor bisa bermula.

Rasa percaya dan nyaman itulah yg menjadikan Yusuf curhat pada ayahandanya Ya’kub.

Duhai para ayah, jika anakmu sudah mulai main rahasia-rahasia-an, kamarnya sering dikunci, hp/gadgetnya mulai tdk boleh disentuh buka ayahnya, dll, curiga-khawatirlah bahwa itu adalah sinyal penanda sesuatu yg horor sedang bermula. Privasi anak itu soal lain. Ini adalah soal keterbukaan antara anak dan ayah, kenyamanan saling berkomunikasi.

Saling terbuka rahasia dg nyaman itulah yg terjadi pada Ibrahim dan Ismail, sang ayah dan sang anak, demikian juga sebaliknya.

Duhai para ayah, jika bahumu sudah bisa menenangkan anakmu, bahkan saking nyamannya membuat anak terlelap, seperti tenangnya anak saat nenen (maaf diksinya sengaja vulgar) pada ibunya, keributan yg hanya bisa teredakan dg senjata pamungkas: “nenen”, bahkan melelapkannya hingga pulas. Maka berbahagialah duhai ayah, karena bahumu bisa menyamankan anakmu, senyaman nenen bunda, senyaman pelukan bunda. Karena bisa jadi bahumu yg menyamankan itu akan menjadi modal besar saat anak mencari kenyamanan di masa puber, saat anak mencari sandaran di persimpangan-persimpangan kritis fase pendewasaannya.

Maka siapkanlah bahumu untuk anakmu, buatlah ia nyaman di bahumu, maka engkau akan merasakan, betapa bahagianya menjadi ayah, melebihi bahagianya paper ilmiah yg diterima di jurnal internasional Q1.

Kapan anakmu menyandarkan kepalanya di bahumu? Kapan anakmu terakhir curhat padamu? Kapan terakhir kau usap lembut kepalanya? Kapan terakhir kali kau tatap jeli matanya bak bidadari itu? Kapan terakhir kali kau doakan anakmu, pada rintihan doamu yg paling syahdu?

 

Mengingatkan kembali jika anak anak membutuhkan sentuhan dari orang tuanya, tidak hanya minta dicukupi kebutuhan materinya. Sudah banyak postingan tentang apa yang diinginkan anak dari orang tuanya, beberapa tentu minta mainan , jajanan, dan sebagainya. Tetapi jika ditelusuri lebih lanjut, biasanya diujung permintaan itu, biasanya terselip meminta waktu untuk bersama orang tuanya.

Menggendong anak ketika kecil, bagi sebagian ortu baru biasanya dikomentari ” jangan sering di gendong, nanti bau tangan, maunya digendong terus “. ya, mungkin itu ada benarnya, tapi untuk balita, jika digendong orang tua itu merupakan sebuah kenyamanan, tentunya dia akan meminta. Mungkin saat dia sedang sedih, capek, marah dan suasana hati sedang tidak enak, hanya dekapan dalam gendongan orang tuanya lah yang bisa menenangkannya. Juga, kalau ada cowo/ bapak2 yang jalan jalan sambil menggendong anaknya, tidak akan turun peringkatnya jadi seorang cewe/ibu2.  Bahkan jika bisa membuat anak tidur dalam dekapanmu, itu sesuatu yang ‘wah’ menurutku.

Jika sedari kecil anak sudah nyaman dengan orang tuanya, merasa dekat dengan orang tuanya, tentunya akan mudah baginya tuk berbagi cerita dengan orang dekatnya.

Iklan

Tingkah laku anak-anak

lagi jalan jalan di dunia online, nemu artikel tentang kepribadian anak. daripada hilang artikelnya, jadi dicopi saja ke sini. Selamat menyimak

1.) Anak yg Hyper-aktif atau Tidak mau diam ataupula tidak bisa duduk tenang.

Ciri-ciri Anak Hiperaktif biasanya kan gini gan :

1. Tidak Fokus ( atau Salah2 focus gituh )

Misalnya, anak agan hiperaktif.
Maka, kebanyakan dari kegiatan yang sedang ia lakukan tidak bisa bertahan lama.
Contoh gan : Saat dia bermain bola, kemudian ada anak lain yang melintas di depan sambil membawa balon2 gitu , dia akan membuang bolanya dan eh..malah ikut bermain balon bersama anak2 lain.
Begitu ada anak lain yang berbeda, sesaat dia bisa mengalihkan perhatiannya lagi untuk mengikuti anak tersebut.

Anak hiperaktif gan , biasanya tidak bisa bertahan diam lebih dari 5 menit. Anak ini juga suka berteriak-teriak yang ga jelas gitu, dan ngomong dan begerak semau dia.ia juga memiliki sikap yang sering kita telat pahami gan.

2. Sifat Menentang

Anak hiperaktif lebih sulit dinasehati dari pada anak non-hiperaktif gan .
Misal, ia sedang bermain naik turun tangga dan kita memintanya untuk berhenti, biasanya ia akan diam aja atau malah marah sambil tetap melanjutkan bermain.

3. Destruktif

Sebagai anak yang terlanjur di cap “perusak ulung”, anak hiperaktif harus kita dijauhkan dari ruangan yang banyak benda-benda berharga atau barang pecah belah dan sejenisnya.
Sikap yang suka melempar, menghancurkan barang inilah yang membuat ane , agan2 cemas kan biasanya klo kondisi anak seperti itu.

4. Tidak Mengenal Lelah ( kapan lelahnya ?)

Nyaris ga akan ada penampakkan efek meme “mungkin dia lelah” saat ia bermain maupun setelah ia bermain.
Setiap hari berlari, berjalan dan melakukan kegiatan tanpa tujuan jelas, bergerak terus anak yang hyper aktif ky gini gan.

Ane pinjem istilah orang biasa nyebutnya mobilitas anak ini sangat tinggi gitulah

5. Tanpa Tujuan Jelas

Anak ini aktif membuka buku untuk dibaca, anak hiperaktif membuka buku untuk disobek, dilipat-lipat, atau dibolak balik aja tanpa membaca atau dia ngutak-ngatik mainin smartphone android agan dengan tujuan ga jelas bingo …alhasil kita malah gondokkan sendiri kan gan liatnya?

6. Bukan Penyabar yang Baik Dan Usil

Sering saat bermain, ia dengan tidak sabar mengambil mainan temennya dengan paksa.
Tidak suka jika menunggu giliran bermain.
Suka mendorong, mencubit, atau memukul2 tanpa alasan.

“Sesungguhnya anak-anak seperti ini kelak akan menjadi anak yg sangat dinamis, kelak ketika saat mereka dewasa nanti mereka akan mampu mengerjakan tugas dalam waktu yg bersamaan, atau malah memimpin lebih dari satu perusahaan tanpa merasa kesulitan sama sekali.”

2.) Anak yg Keras kepala atau Susah Sekali Diatur.

Anak yg susah diatur,
contohnya gan: selalu saja sulit kalau disuruh mandi sore, bandel bila disuruh membereskan buku-bukunya yang berserakan, ga mau disuruh gosok gigi sebelum tidur, dan sebagainya.

Tapi begitu pulang sekolah suasana rumah jadi kacau.
Rumah kite yg sebelumya rapi malah jadi berantakan setelahnya , rasanya tidak selesai-selesai merapikan rumah.

Kalau sudah begini kondisinya biasanya ane dan bini ane menjadi sering marah-marah dan low stress akibatnya gan klo kondisinya begini .

Ini empat jenis anak tipe pemberontak susah diatur yang perlu kita tahu gan :

1. Menyukai kontrol.

Dibandingkan anak-anak lain, anak dari golongan ini sangat menyukai control gan .
Mereka mau melakukan apa aja, bahkan sesuatu yang hasilnya berlawanan no problem bagi mereka, asal mereka bisa mendapat, mempertahankan, dan merebut kembali kontrol2 di tangannya.

2. Memanfaatkan keadaan sekitar.

Biasanya mereka sangat cepat menangkap respons orang lain gan dan memanfaatkan respons tersebut untuk kepentingan mereka sendiri, baik di lingkungan sosial maupun di lingkungan keluarga.

Kelak kemampuan membaca reaksi orang lain ini bisa berguna juga buat mereka.
Tapi bagi anak-anak yg kemampuannya menurut ane “eksploitif” ini digunakan untuk memanfaatkan orang lain dan membuat ane pusing pusing malahan..hedehhhh..sabar deh.

3. Tidak melihat keterlibatan dirinya dalam suatu persoalan.

Tipe anak ini gan , bukan hanya tidak melihat diri berperan dalam suatu persoalan, tetapi juga meyakinkan diri bahwa orang lain di sekitarnyalah yang dengan sengaja menimbulkan persoalan.

4. Toleransi tinggi terhadap hal-hal negatif.

Anak2 kita suka membangkitkan kemarahan, dan hal negatif pada orang sekitarnya. Biasanya mereka sering berhasil melakukan hal tersebut

“Padahal sesungguhnya anak-anak seperti ini kelak ketika mereka dewasa nanti akan punya prestasi menakjubkan dan sanggup menjadi pemimpin-pemimpin perusahaan atau pemimpin instansi yg sangat berhasil dengan peningkatan karir yg amat sangat pesat.”

 

3.) Anak yg Pemalu dan Sulit Sekali Bergaul.

Contohnya gan :
Anak ini senang sekali menyendiri dan melakukan sesuatu di dalam kamarnya ,dan bahkan anak ini sangat cengeng sekali.

Perasaan malu adalah perasaan gelisah yang dialami seseorang terhadap pandangan orang lain atas dirinya.
Ada yang mengartikannya sebagai sesuatu yang “aneh”, “hati-hati”, “curiga” dan sebagainya.

Pada umumnya sejak lahir manusia telah memiliki sedikit perasaan malu.
ane , agan , siapapun pasti yang namanya selama kalo masih hidup pasti punya rasa malu gan ya , kecuali bagi yang urat malunya udah putus. beda ceritanya .

Nah….dalam hal ini pada anak kita gan , bila perasaan itu telah berubah menjadi semacam rasa takut yang berlebihan, maka hal itu akan menjadi suatu fobia, yaitu takut mengalami tekanan dari orang lain atau takut menghadapi masyarakat.

Anak yang pemalu selalu menghindar dari keramaian dan tidak dapat secara aktif bergaul dengan temannya yang lain.
Guru disekolahnya pun tidak mudah mengetahui apakah muridnya seorang pemalu, sebab pada umumnya mereka tidak suka berbuat kegaduhan atau masalah2 .

Sifat pemalu dapat menjadi masalah yang cukup serius karena akan menghambat kehidupan anak2 kita gan , misalnya dalam pergaulan2, pertumbuhan harga diri, belajar, dan penyesuaian diri.

Umumnya ciri anak pemalu ialah terlalu sensitif, ragu-ragu, terisolir, murung, dan juga sulit bergaul.

PENYEBAB MASALAH PEMALU

1. Unsur Keturunan
2. Masa Kanak-kanak Kurang Gembira
3. Kurang Bermasyarakat
4. Perasaan Rendah Diri
5. Pandangan Orang Lain

“Padahal anak-anak seperti ini kelak akan menjadi anak yg unggul di bidang sains dan teknologi, atau bisa juga mereka menjadi seniman2 dan maestro kelas dunia, mereka adalah anak-anak yg peka dan penuh cinta kasih,terutama cinta kasih terhadap pada orangtuanya.”

 

4.) ini yang terakhir gan , yaitu Anak yg Terlalu Cerewet dan Tidak Tahu Malu pada lingkungannya.

Contoh : Anak ini bahkan cenderung sering membuat orangtuanya malu-maluin

Jadi anak kecil memang sering bikin serba salah.
Sedikit bicara, Kita2 sbg ortunya yg malah prihatin.
Tapi kalo malah Banyak cakap, eh kita yang jadi sebel dan “kzl kzl kzl” ( kezelnya kaya diiklan coklat KIT-KAT ).

Menghadapi bocah “bawel” ky gini gan , gimana cara meladeninya? Betulkah itu juga cermin tingginya intelektualitas anak kita ?

Contoh lagi gan ; Usai gladi resik untuk pementasan musik, sekelompok anak yang tergabung dalam sebuah paduan suara berhamburan keluar dari sebuah gedung pertunjukan.
Riuh rendah suara mereka, mirip tawon keluar dari sarangnya. Maklum anak-anak.

Tapi, coba simak cara bocah yang satu ini gan .

“Ma, Mama, lihat enggak tadi aku di panggung.
ang berdiri di sebelahku namanya Nia. Dia teman sekolahku.
Mama tahu ‘kan. Nah, anak kecil di depannya, yang rambutnya dikuncir dua, itu lo yang bajunya pink, Mama lihat ‘kan?
Gayanya dia ‘kan salah ya, Ma. ‘Kan mestinya badannya enggak ikut goyang, cuma kepalanya aja. Iya ‘kan Ma?
Eh, Ma, Ma, Si Nia itu ‘kan juga ngeles balet di sanggar deket rumah kita.
Itu lo Ma, yang di halamannya ada pohon mangganya. Tahu ‘kan Ma ….”

Dibaca saja mungkin bikin capek gan ya , apalagi kalau mendengar langsung kalimat-kalimat yang meluncur dari bocah perempuan berumur lima tahun ky contoh tadi .
Tanpa bisa disela, ia masih terus bicara bahkan ketika sudah masuk ke mobil ato naek motor yang membawa mereka pulang.
Mamahnya gamang, ga tau harus bagaimana meladeni anaknya yang tergolong talkative atau “cerewet” ini.
Dibentak, dijewer, atau dibungkam?

Apakah anak2 agan yang masih balita juga punya kecenderungan macam ini?

Berbahagialah gan kalau demikian, sebab di satu sisi itu bisa jadi pertanda anak memiliki tingkat intelektualitas yang oke.
Tapi, di lain sisi agan perlu prihatin, karena hal itu bisa menunjukkan ada sesuatu yang salah dalam dirinya;
Apalagi kalo materi yang dibicarakannya senantiasa melompat-lompat kaya tupai melompat.

“Padahal anak-anak seperti ini akan menjadi anak yg terkenal ketika mereka dewasa kelak ,anak-anak seperti ini sungguh memiliki bakat unjuk keberanian saat mereka tampil didepan umum dan kemampuan mereka untuk berekspresi.”

 

Begitulah adanya gan..

Sejarah telah membuktikan secara berkali-kali bahwa anak yg dulu ketika mereka kecil yg dianggap sebagai anak yg aneh , bodoh dan menyebalkan seperti “ULAT BULU” namun nyatanya setelah mereka dewasa malah menjadi orang-orang yg sukses dan terkenal dikehidupan.

Anak-anak yg dulu dianggap bermasalah layaknya seperti tingkah ” ULAT BULU “, dalam pikiran kita tingkah mereka kadang menjijikan, bikin gatal2 dan cocok sekali untuk segera kita “singkir”kan.

Padahal sesungguhnya adalah anak-anak yg belajar mengenali diri dan lingkungannya pada saat mereka kecil
dengan didikan kita sebagai ortu yg mendidiknya secara “cerdas” berarti membantu mereka gan untuk siap untuk ber”metamorfosis” ketika mereka kelak dewasa nanti

Inspirasi sosok :
Agan Tau ini siapa ?

Saya dulu lambat dalam menangkap pelajaran disekolah susah dalam mengucap sesuatu dan berkomunikasi , saking bodohnya saya sewaktu kecil sekolah saya dikeluarkan dari sekolah saya.
Saya dulu anak yang hiper-aktif , kadang juga malu-maluin ibu saya didepan umum…, Saya selalu bertanya ini dan itu hal-hal aneh pada orang2 , orang2 tdk bisa menjawab pertanyaan saya.
Ibu saya lah yang mengajari saya waktu itu, saya sekolah home schooling , Ibu saya yg jadi guru saya .
Saya suka baca buku2 , rasa ingin tahu saya sangat besar terhadap sesuatu.
Orang2 selalu menganggap saya anak yang aneh pada masa itu.

dialah Thomas Alfa Edison

 

sumber : dari kaskus gan

Jika pernah mendengar rekaman talkshow ayah edy, yang ada dishare di blognya, ayahkita.com, mungkin sudah banyak yang mengerti tentang beberapa kemampuan istemewa anak anak ini. Hanya saja karena terlalu banyak kegiatan orang tua sehingga ketika sampai rumah sudah terlalu lelah untuk berinteraksi dengan buah hatinya, sehingga kadang kala tidak teramati dengan baik kemampuan istimewa anak – anak ini.

Buat para orangtua muda, yang masih belum banyak pengalaman dalam mengasuh anak, perlu banyak menambah ilmu dari orang orang yang sudah berpengalaman, karena itu salah satu cara belajar yang cepat, belajar dari pengalaman orang lain.  lagipula. menjadi orang tua tidak ada sekolahnya.  😀

selamat berbahagia menjadi orang tua, sobat.

talkshow parenting

hampir 2 bulan ini sering mendengarkan talkshow tentang parenting yang didapat dari copy file seorang teman, mas Ody Anjar.  Semua tentang parenting ini berasal dari seorang ayah edy, seorang konselor tentang masalah parenting, yang direkam dari smart FM, dan bisa didownload karena merupakan file lama. situs download bisa di lihat pada bagian Link di blog ini.

Bagiku, metode parenting yang disebarluaskan melalui talkshow ini ada yang sudah kudapatkan dan ada juga yang tidak didapatkan dalam kehidupan masa kecilku, tapi dengan begitu mungkin memang berbeda cara mendidik anak anak dimasa lalu dengan anak anak dimasa sekarang ini, istilahnya didalam talkhow ini, untuk membuka pintu di saat ini berbeda dengan cara membuka pintu dimasa lalu.

Pada waktu sekarang ini, kunci kunci pintu sudah beraneka ragam, berdasarkan sensor sidik jari, berdasarkan nomor pin dan kartu untuk mengkases dengan RFID, magnetik, bahkan dengan suara. Jaman dahulu mungkin hanya dikenal kunci yang terbuat dari logam untuk dimasukkan ke lubang kunci. bahkan ada yang hanya menggunakan kayu sebagai palang pintu untuk menguncinya. tentu saja dengan perbedaan tersebut , berbeda juga untuk penanganannya.

Beberapa metode baru yang didapatkan misalnya power of “berbisik” dibandingkan power of “berteriak”, untuk menenangkan anak yang mengamuk karena menginginkan sesuatu. Anak diminta memilih sesuai dengan kesepakatan awal dengan orang tuanya jika ia melangar sesuatu aturan.

Artikel tentang 37 kebiasaan orang tua yang menghasilkan kebiasaan buruk bagi anak, merupakan bacaan pertama yang harus dituntaskan, agar menjadi pertimbangan apakah kita banyak melakukan hal-hal yang disebutkan tersebut atau tidak serta bagaimana korelasinya terhadap perilaku anak ( ini mungkin bisa dibuktikan oleh orang tua yang sudah memiliki anak yang cukup besar – lebih dari 2 tahun- , bagi yang mempunyai anak balita mungkin belum terlihat ) . Dengan mengamati dan menghubungkan dengan perilaku yang disebutkan , ada yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

 

sedikit cerita di sore yang mendung dan hujan. untuk artikel dari ayah edy bisa dilihat di : ayahkita.blogspot.com

Sudahkah ?

Edisi buka arsip, biar tak terlewatkan diposting disini.. karena mungkin tidak terbaca di media tersebut.

dapat cerita dari link ini , sebuah cerita untuk direnungkan, apakah diri ini sudah bisa menjalaninya tuk perbaiki diri ini ?

Ini cara saya menggampar mahasiswa saya Tulisan dari Bapak I Made Andi Arsana (Teknik Geodesi UGM). Semoga menginspirasi.

1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kan tor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal
21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang t idak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!

tukang keliling

kembali diingatkan tentang para penjual makanan keliling, mereka yang ku sebut pendekar jalanan. awalnya tak sengaja membaca majalah Tarbawi. Dibahas mengenai mereka yang selalu yakin dengan rejeki Alloh,  dan tak pernah putus asa untuk selalu berusaha.. tetap berusaha tuk menjemput rejeki hari ini…. semangat  Boi… jangan mau kalah.

Sehat itu mahal..

Sekali lagi membuktikan kalau nikmat sehat itu mahal… Terutama untuk yng tinggal di kota besar ini. Membayangkan biaya yang harus di keluarkan jika harus berobat sendir.. ~ pernah mengalami berapa biaya yang harus dibayar untuk nikmat sehat ini~

selalu bersyukut tuk semua nikmat yang telah diterima, karena takkan mampu menghitung banyaknya nikmat yng telah diterima, bahkan ketika menghitung nikmat yang telah di terima itu, sudah merupakan nikmat juga…… ALHAMDULILLAH. ~ pengin mengutip sebuah ayat tentang bersyukur, akan d lanjutkan lagi nanti