Kembali ke Titik Nol

Sudah lama mengikuti postingan video youtube tentang mas Saptuari Sugiharto, selain dari ustadz Salim A Fillah. apa mungkin karena asalnya dari jogja ya?? hehe… entahlah, cuma enak aja dengan cara penyampaianya. Karena diselingi dengan guyonan guyonan, jadi gak “spaneng “. Kebetulan kemarin menemukan postingan tentang seminar kembali ke titik nol, setelah di cari, sumbernya dari website salingsapa.com. hee… lumayan dapat kualitas video yang lebih bagus daripada yang awal ditemukan. Mungkin karena berniat untuk menyunting frame bagian luar dari videonya sehingga seperti terlihat terpotong. Berikut videonya :

Baca lebih lanjut

quote

Postingan dari grup WA

New York 3 jam lebih awal dari California, Tapi tidak berarti California lambat, atau New York cepat. Keduanya bekerja sesuai “Zona Waktu”nya masing-masing.

Seseorang masih sendiri. Seseorang menikah dan menunggu 6 tahun utk memiliki momongan. Ada juga yang memiliki momongan dalam setahun usia pernikahannya.

Seseorang lulus kuliah di usia 23 th, tapi menunggu 5 tahun utk mendapatkan pekerjaan tetap; yang lainnya lulus di usia 26 th dan langsung bekerja.

Seseorang menjadi CEO di usia 25 dan meninggal di usia 50 saat yg lain menjadi CEO di usia 50 dan hidup hingga usia 70th.

Setiap orang bekerja sesuai “Zona Waktu”nya masing-masing.

Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatannya masing-masing.
Bekerjalah sesuai “Zona Waktu”mu.

Kolegamu, teman-teman, adik kelasmu mungkin “tampak” lebih maju. Mungkin yang lainnya “tampak” di belakangmu.

Setiap orang di dunia ini berlari di perlombaannya sendiri, jalurnya sendiri, dlm waktunya masing-masing. Allah punya rencana berbeda untuk masing-masing orang. Waktu berbeda utk setiap orang. Obama pensiun dr presiden di usia nya yg ke 55, dan Trump maju di usianya ke 70.

*Jangan iri kepada mereka atau mengejeknya…*

Itu “Zona Waktu” mereka.
Kamu pun berada di “Zona Waktu”mu sendiri!

Kamu tidak terlambat. Kamu tidak lebih cepat. Kamu sangat sangat tepat waktu! Tetaplah kejar keberkahan Allah…agar sampai pada muara kebahagiaan di surgaNya…

*Kamu di “Zona Waktu”mu*

Semoga Allah selalu Ridho dengan segala aktivitas kita… Aamiin.

DAN NASEHAT INI

Sudahkah ?

Edisi buka arsip, biar tak terlewatkan diposting disini.. karena mungkin tidak terbaca di media tersebut.

dapat cerita dari link ini , sebuah cerita untuk direnungkan, apakah diri ini sudah bisa menjalaninya tuk perbaiki diri ini ?

Ini cara saya menggampar mahasiswa saya Tulisan dari Bapak I Made Andi Arsana (Teknik Geodesi UGM). Semoga menginspirasi.

1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kan tor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal
21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang t idak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!

Edensor

kapan kita kesana ? 🙂

tuliskan mimpimu, Boi.. dan berdoa lah. karena Tuhan kan memeluk mimpi itu dan mengabulkannya. Percayalah.

Buat teman teman yang belum punya koleksi ebook tetralogi Laskar Kinanti.. eh Laskar Pelangi nya, ini link buku tetraloginya : Laskar PelangiSang Pemimpi Edensor  , dan Maryamah Karpov. Tapi biasanya kalo koleksi cetaknya sudah pasti pernah bacanya.  hehe .. Selamat membaca dan menuliskan mimpi mimpimu.

Perjuangan Ibu ASI

Membaca tulisan tentang perjuangan ibu ASI yang berjudul ” Sekoper ASIP itupun terbang sejauh 700 km” , mungkin salah satu dari ribuan cerita dari Ibu- Ibu yang ingin memberikan ASI Eksklusif untuk buah hatinya. perjuangan untuk bisa memberikan ASI memang sebuah tantangan tersendiri bgi para ibu. Ada yang kesulitan untuk bisa ASI keluar sehingga harus diterapi dahulua dengan dipijat-pijat  sampai makan makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI , misal daun katuk. perjuangan untuk membuat stok ASI bagi Ibu pekerjadengan  ASI perah sehingga ketika masuk kembali kerja, sang bayi masih mempunyai simpanan ASI yang dapat diminum ketika ia mulai lapar, dan tidak diberi dengan susu formula.

Dari banyak tulisan dari para pakar kesehatan yang pernah aku baca, ASI merupakan makanan yang sempurna untuk bayi, dan saya yakin semua orang pasti menyetujuinya dan mengetahuinya. Kandungan gizi ASI sesuai dengan tingkat perkembangan bayi – mulai dari kolostrum yang awal-awal keluar saat menyusui pertama kali hingga ASI berwarna putih,- mempunyai kandungan gizi yang berbeda sesuai perkembangan bayi.

Membuat stok ASI bagi ibu pekerja juga bukan perkara mudah. Disamping harus dipompa (menggunakan pompa alat bantu pompa ASI -manual maupun elektrik-, dan ada juga memerah menggunakan tangan). juga memerlukan ruang penyimpana yang khusus pula. ASI harus di bekukan  dan dalam wadah yang steril pula sehingga tidak membuat ASI menjadi rusak saat disimpan dan saat akan diberikna ke bayi.

Kadang yang membuat stress ibu-ibu baru adalah ASI yang keluar masih sedikit saat awal -awal kelahiran, sedangkan dalam bayangan mereka ASI yang keluar harus bisa banyak – segelas mungkin untuk sekali minum, – , meskipun bagibayi, ASI tersebut sudah cukup karena ukuran lambung bayi kira -kira baru sebesar kelereng saat pertama kali dilahirkan, Maka tidak perlu khawatir untuk ibu-ibu yang baru melahirkan jika ASI yang keluar sedikit, karena memang baru segitu kebutuhan bayinya.

Salut untuk ibu-ibu yang berjuang untuk memberikan ASI Eksklusif bagi bayinya. walau kadang terlihat bayi yang mengkonsumsi ASI tidak segemuk bayi yang mengkonsumsi sufor.

# sedikit mengetahui perjuangan rekan kantor -tiphe – yang sampai harus mengajak anaknya untuk ikut pergi keluar kota bersama pengasuhnya jika mendapat penugasan dari kantor, beruntung pimpinan kami memahami sehingga memberikan kelonggaran untuk tidak menugaskannya diawal-awal menyusui masa menyusui bayinya.

buat bundanya Bagas, tetap semangat yan buat memberikan ASI untuk Bagas.  – belajar menjadi Ayah ASI –

Jurit pagi

image

Jurit malam, terselesaikan, target bisa ditemukan. Total waktu 25 menit.

Hegegege… Gak nyangka dikasih rute lewat jalan kampung. Manteb juga kasih alternatif jalannya, bisa baca klo ada jalan kampung yang nembus ke jalan besar. Hanya gak diberi tanda kalau ada portal 🙂